Copyright © LIA's File
Design by Dzignine
“Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya). Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).” (QS.An-Nazi’at:37-41)“Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya?” (QS.Al-Qoshosh:60)
Jumat, 13 April 2012

ZIKIR


Zikir adalah salah satu bentuk komunikasi kita kepada Allah. Jika seorang muslim sangat jarang untuk berzikir maka dia akan menjauh dari Allah. Zikir ibarat makanan wajib bagi mereka yang menyadari akan pentingnya zikir, mukmin tanpa zikir maka jasad mereka laksana kuburan. Zikir adalah obat yang paling mujarab dalam penyakit hati, mampu memadamkan api amarah. Hati yang lepas dari  berzikir maka lambat laun hati akan mengeras karena zikir merupakan penghubung kita dengan Allah. Hati yang tidak atau jarang berzikir maka sangat tidak mungkin untuk mendapat hidayah sehingga hati akan mengeras dengan sendirinya.
Zikir merupakan ibadah yang paling ringan tapi sangat besar dampaknya. Mampu menentramkan dan menenangkan hati, menghalau bahaya, melepas kesedihan dan meringankan musibah. Lebih dari itu zikir membuat kita lebih dekat dan sangat dekat kepada Allah.

Setiap organ tubuh manusia itu ternyata mempunyai ibadah yang sudah ditetapkan oleh Allah beserta waktunya juga tapi lain dengan hati dan lisan. Karena hati dan lisan mendapat satu keistimewaan tersendiri yaitu dapat beribadah tanpa ditetapkan waktunya tapi disetiap kondisi apapun. Saat senang, sedih, duka, ceria, lapang, sempit, kala berdiri, tidur, dalam perjalanan, semua kondisi itu kita masih dapat melakukan ibadah yaitu dengan berzikir.

Di ibaratkan bahwa zikir itu adalah seperti tanaman di lembah-lembah surga, juga seperti pondasi bagi hati yang sedang kosong. Orang yang berzikir laksana mata yang selalu diberi cahaya, sehingga dengan cahaya itu mata dapat melihat. Jadi bagaimana orang yang lalai dalam zikir???  Maka ia laksana mata yang buta, telinga yang tuli, dan tangan yang cacat. Na’udzubillah!!!

Semakin sering kita berzikir maka semakin besar rasa cinta dan rindu kita kepada Allah sang Pemilik Hati. Karena saking cinta dan rindunya kita kepada sang Khalik, Allah SWT kita dapat melupakan sejenak akan kepenatan dunia.

Dan yang terpenting dari semua itu adalah zikir itu pintu Allah yang paling agung. Jadi ketika berzikir ibarat kita sedang mengetuk pintu Allah. Maka Allah akan membuka selebar-lebarnya bagi yang mengetuknya dan Allah tidak akan menutupnya kecuali kepada orang lalai akan zikir.

Macam – macam zikir

Pertama, zikir dengan asma-asma Allah, sifat-sifat-Nya dan puji-pujian yaitu ucapan tahmid, tahlil. Kedua, berita dari Allah tentang ketetapan asma dan sifat-Nya. Ketiga, mengingat perintah dan larangan Allah. Keempat, mengingat berbagai nikamat dan kebaikan Allah.

Tapi, sebenarnya zikir yang paling utama adalah membaca Al-quran. Seperti yang diriwayatkan oleh Utsman bin Affan bahwa Rasulullah bersabda: sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-quran dan mengajarkannya.” Juga riwayat Umar suatu kaum yang lain dengan Kalamullah ini.” Riwayat ibnu Mas’ud juga mengatakan, “barangsiapa ingin mengetahui bahwa dirinya cinta kepada Allah, hendaklah ia menghadapkan dirinya kepada Al-Quran. Apabila ia cinta berate ia cinta kepada Allah. Sebab Al-Quran adalah Kalamullah.bin Khaththab  bahwa nabi bersabda: “ sesungguhnya Allah akan mengangkan suatu kaum dan merendahkan".



Oleh karena itu marilah kita membaca al-Quran sebagai bukti bahwa kita cinta kepada Allah.
 semoga bermanfaat!!! ^_^

*tadabbur buku Obat Hati

4 komentar:

dAnonim™ says:
at: 14 April 2012 08.46 mengatakan...

dengan dzikir, akan merasakan kita hanya seorang hamba, dan akan merasakan keagungan luarbiasanya DIA.

`Allah.Allah..Allah...

R_zhalyana says:
at: 14 April 2012 12.03 mengatakan...

yapp.. benar!!
krna kita hanyalah seorang hamba,,
syukron
:D

Abu_hafsah says:
at: 27 April 2012 14.23 mengatakan...

Allah subhanahu wata'ala berfirman yang artinya: "Ingatlah, Hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram". [Ar-Ra'd:28]
Barakallahu fiik !

Roza liana says:
at: 15 Mei 2012 13.29 mengatakan...

yup,,,syukron ukh,,,,
:)